Kontroversi Yang Pernah Terjadi Pada Piala Dunia

 Kontroversi Yang Pernah Terjadi Pada Piala Dunia

Piala Dunia tentunya sudah melahirkan beberapa momen terbesar dalam sejarah, tak jarang juga terjadi momen momen kontroversial yang menjadi bumbu dalam ajang pesta sepak bola terbesar ini. Apa saja momen momen kontroversial yang pernah terjadi di gelaran piala dunia selama ini, mari kita bahas

Tangan Tuhan 1986

Bisa dibilang inilah momen paling luar biasa dalam sejarah piala dunia, menyentuh bola dengan tangan. Mayoritas setiap orang yang menyaksikan hal ini berulang ulang akan setuju bahwa Diego Maradona telah memainkan cara kotor dan terlarang itu. Tapi wasit sudah mengesahkan hingga argentina melesat dan menjuarai edisi piala dunia tahun 1986.

Match Fixing 2002

Momen itu terjadi ketika di babak 16 besar melawan Italia wasit Byron Moreno asal Ekuador menganulir gol dan menghukum kartu merah Francesco Totti karena aksi diving. Korea Selatan menang 2-1 berkat gol emas yang diciptakan oleh Ahn-Jung-Hwan.

Kemudian di pertandingan selanjutnya melawan Spanyol, wasit Mesir Gamal Al-Ghandour  menganulir dua gol tim Spanyol, serta selalu menganggap offside setiap kali pemain Spanyol mendekati gawang Korea Selatan. Tuan rumah Piala Dunia itu menang lagi 5-3 lewat babak adu penalti untuk masuk semi final.

Atas dasar Investigasi kedua wasit tersebut telah di nonaktifkan atau pensiun pasca turnamen ini selesai. Mereka dianggap melakukan pengaturan pertandingan dan disuap untuk membantu Korea Selatan melaju hingga semifinal.

Kartu Kuning Tiga Kali 2006

Pada tahun 2006 wasit asal Inggris Graham Poll mendadak terkenal setelah memberikan satu pemain yang sama tiga kartu kuning. Dia adalah Yosev Simunic pemain asal Kroasia, hal itu terjadi dalam babak penyisihan grup antara Kroasia dan Australia.

Pada menit ke 61 Simunic mendapatkan kartu kuning pertama setelah melakukan pelanggaran terhadap Harry Kewel. Pada menit ke 90 Simunic mendapat kartu kuning lagi, menarik nya wasit tidak mengusirnya karena sesuai aturan, jika wasit memberikan dua kali kartu kuning maka otomatis kartu merah untuk sang pemain. Hingga baru kartu kuning ketiga pada menit 93 simunic dikeluarkan oleh sang pengadil lapangan. Momen ini merupakan momen paling unik yang terjadi di Piala Dunia Jerman.

Pelanggaran Brutal 1982

Selama Semifinal Piala Dunia 1982 ada kontroversi di pertandingan antara Jerman Barat melawan Prancis. Saat pemain pengganti Battiston mencoba melakukan lompatan ke arah bola yang mengarah ke area kotak Pinalti Jerman, dia tidak melihat kiper Schumacher yang berlari ke arah nya.

Schumacher yang bermain kotor itu membenturkan seluruh tubuh nya ke Battiston yang membuat penyerang asal Prancis itu cedera parah. Battiston harus patah tulang vertebrata, dua gigi lepas dan tak sadarkan diri, lalu dia ditandu keluar lapangan karena hampir kehilangan nyawanya.

Inggris VS Jerman Barat 1966

Momen besar lain nya dalam sejarah piala dunia terjadi pada final tahun 1966 antara Inggris melawan Jerman Barat. pada menit ke 101 perpanjangan waktu, striker Inggris Geoff Hurst yang menembak bola dari dalam kotak penalti, sepakannya melewati tangkapan kiper Jerman yaitu Hans Tilkowski. 

Bola lantas membentur mistar gawang dan memantul ke tanah, lalu ke luar gawang. Pemain Inggris dan para suporternya langsung sontak bersorak, merayakan gol yang belum disahkan itu. Wasit asal Swiss yang memimpin pertandingan, Gottfried Dienst, meragukan perhitungannya sendiri. Ia berlari ke arah asistennya, untuk menanyakan keputusan apa yang harus diambil, sampai akhirnya hakim garis Tofiq Bahramov, mengisyaratkan terjadi gol dan Inggris menang 3-2.

Frank Lampard 2010

Mungkin inilah yang dinamakan karma pasti akan terjadi, di dunia sepak bola pun  nyatanya ada, jika Piala Dunia 1996 Inggris mendapatkan sebuah keberuntungan, namun di Piala Dunia 2010 Jermanlah yang mendapatkan keberuntungan, Piala Dunia 2010 menjadi saksinya. Ketika laga berjalan 2-1 untuk keunggulan Jerman atas Inggris, Frank lampard melakukan tendang spektakuler yang membentur mistar gawang. Dan terlihat jelas bahwa bola sudah melewati garis gawang, namun bola muntah bergerak ke luar gawang sehingga mampu dikuasai dan ditangkap oleh Kiper Jerman, Manuel Neuer.

Unik nya wasit yang memimpin pertandingan saat itu tidak memberikan itu sebagai gol untuk Inggris. Meski itu dipungkiri, semua orang di stadion tahu bahwa bola itu masuk, titik balik inilah yang kemudian menyerukan diterapkannya teknologi garis gawang dalam sepak bola. Jerman pun menang atas Inggris 4-1.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama